Cabai Rawit, Kecil- Kecil Kaya Manfaat

Pernahkah kamu makan cabai rawit? Di Indonesia, banyak orang menyukai cabai rawit. Selain ketagihan akan rasa pedas yang ditimbulkan, cabai rawit juga memiliki aroma yang khas yang meningkatkan nafsu makan. Penasaran tentang si kecil ini? Yuk, kita kenalan lebih dekat dengan si cabai rawit ini….

cara-menyimpan-cabai-rawit-agar-tidak-cepat-busuk

Cabai yang berukuran kecil ini sangat terkenal akan rasanya yang pedas. Apa sih yang membuat si kecil ini terasa pedas? Ternyata, ada suatu senyawa bernama capsaicin yang bertanggung jawab terhadap rasa pedas cabai rawit. Senyawa ini tersimpan di dalam “urat” putih cabai rawit atau tempat melekatnya biji cabai. Maka, jika ingin menghilangkan rasa pedas dari cabai orang umumnya akan membuang “urat” putih tersebut.

Berdasarkan hasil penelitian, capsaicin berkhasiat untuk menambah nafsu makan dan obat pengurang rasa sakit.  Cara kerjanya adalah rasa pedas yang ditimbulkan oleh capsaicin akan menghalangi aktivitas otak ketika menerima sinyal rasa sakit dari pusat syaraf. Terhambatnya sinyal inilah yang akan menyebabkan rasa sakit berkurang.

Capsaicin juga bermanfaat untuk mencegah penyakit stroke dan jantung koroner karena sifatnya sebagai anti koagulan. Senyawa ini mampu menjaga darah tetap encer dan mencegah terbentuknya lemak pada pembuluh darah. Sehingga, orang yang suka makan cabai memiliki kemungkinan yang lebih kecil untuk menderita penyumbatan pembuluh darah (ateroskeloris). Cabai juga kaya akan senyawa antioksidan penting untuk melindungi tubuh dari radikal bebas penyebab kanker.

Selain capsaicin dan senyawa antioksidan, cabai juga mengandung zat mucokinetik. Apa aja sih manfaatnya? Ternyata, zat ini mampu mengatur, mengurangi, atau mengeluarkan lendir dari paru – paru. Maka, mengkonsumsi cabai berguna untuk membantu penderita bronchitis, masuk angin, influenza, sinusitis, dan asma untuk mengeluarkan lendir dari paru – paru.

Hal menarik lainnya dari cabai adalah kandungan gizi yang dimiliki cabai juga sangat baik bagi kesehatan. Penasaran apa saja? Kamu dapat melihatnya pada tabel di bawah ini:

Kandungan Gizi Cabai Rawit

Kandungan Gizi Cabai Rawit

Sekalipun kaya akan manfaat, bagi penderita penyakit maag tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi cabai secara berlebihan karena rasa panas dan pedas yang ditimbulkan dari memakan cabai rawit tidak baik bagi penderita penyakit maag. So, what do you think guys? Makin cinta kan sama si kecil ini?

Author : Caroline Harsono

8 thoughts on “Cabai Rawit, Kecil- Kecil Kaya Manfaat

  • Wah bagus nih gag cuman fokus sama cabe2an yg lagi kekinian.. kita mesti tau juga fungsi cabe yang sebetulnya bukan hanya pajangan di piring sajian.. bahkan sejak dulu nenek moyang kita sudah paham mengenai khasiat obat dan manfaat dari si cabe ini.

  • Ternyata segala sesuatu kalau di konsumsi tepat porsi, tepat waktu, tepat target bisa membawa kebaikan ya untuk tubuh kita. ..
    Nice article!

    “Makan, minumlah, asal jangan berlebihan… “wkwkwk

  • wah ternyata aku baru tau kalo cabe yang keliatannya banyak di remehin tapi di sukain banyak orang banyak manfaatnya….

  • Wah ,bener bgt ttg manfaat Cabai ini. . .
    Aq dl pernah gejala asma , puji Tuhan skrg sdh sembuh. Salah satunya krn skrg sk makan cabai. . . 😆
    Td nya g suka , trs lama kelamaan karena bikin badan enak krn jd bs berkeringat , bs buat latih regulasi pernafasan pas kepedesan , dan membuat aq jarang kena sariawan. 😊
    Suka pokoknya sama ciptaan Tuhan yg satu ini. Tp tetep dgn konsumsi secukupnya maka manfaat bs d dapat.

    Nice post cantik 😘
    God Bless U all. . . 😇

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *