Makna Hari Raya Idul Fitri

30 hari sudah umat muslim melalui puasanya, dan hari ini adalah saat untuk menyambut kemenangan, Idul Fitri. Mereka ke masjid dan setelah itu saling berkunjung ke rumah saudara dan handai taulan untuk bersilaturahmi.

Bagi sebagian orang diIndonesia, khususnya umat muslim, Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran begitu sangat identik dengan tradisi mudik, halal bihalal, kesuka citaan, hidangan kue lebaran dan lain sebagainya.Namun apakah makna sebenarnya dari Hari Raya Idul Fitri?. Makna Idul Fitri itu sendiri memiliki beberapa pengertiandan pemaknaan, diantaranya yaitu :

1. Idul Fitri juga bisa diartikan sebagai puncakatau klimaks dari pelaksanaan ibadah puasa dibulan Ramadhan . Idul Fitri sendiri memilikiketerkaitan makna dengan tujuan akhir yangingin diraih dari pelaksanaan kewajibanberpuasa. Idul Fitri secara bahasa atauetimologi bisa berarti Hari Raya Kesucian ataubisa juga diartikan sebagai Hari Kemenanganumat Islam. Kemenangan disini adalah bentukdari kemenangan dalam menggapai kesucianatau perwujudan dari kembali kepada keadaanfitrah (Fitri). (sumber: Quraish Shihabuntuk suarakarya-online.com)Dari penjabaran tersebut berarti kata Idul Fitri atau kembali kepada fitrah merupakan pengertian yang sangat relevan atau berhubungan dengan makna sebenarnya dari keberhasilan yang diperoleh setelah berakhirnya pelaksanaan ibadah puasa.Beberapa sumber juga menganalogikan Idul Fitri atau Lebaran sebagai jalan menuju kepada keadaan fitrah manusia layaknya seperti seorang bayi yang baru dilahirkan, bersih dan tanpa dosa.

2. Idul Fitri merupakan penggabungan kata “Ied”yang berarti Hari Raya dan “Fitri” yang artinyaberbuka puasa. Jadi Idul Fitri bisa jugadiartikan sebagai hari berbuka secara massalkaum muslimin setelah sebulan lamanyamenjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan .Kebahagiaan yang dirasakan pada saatmenjelang waktu berbuka puasa di waktumaghrib selama sebulan seakandimanifestasikan pada tanggal 1 Syawal di HariRaya Idul Fitri. Idul Fitri merupakan bentukdari pengekspresian sebagai ”Iduna AhlilIslam”, sabda Nabi, (Hari Raya kami penganutIslam) sebab Hari Raya Idul Fitri adalah harimakan-minum serta bersuka cita atau ” yaumuaklin wa syurbin wa bahjatin” sehingga diharamkan bagi umat muslim untuk berpuasa. (sumber: Surahman Hidayat untukramadhan.okezone.com)Oleh karena Idul Fitri bermakna Hari bersuka cita,maka pada hari besar itu semua harus terbebas dari kesedihan, kesusahan dan jangan sampai ada orang yang meminta-minta. Makna sebenarnya dari kalimat tersebut adalah diwajibkan bagi umat muslim yang mampu untuk membayar zakat yang berupa zakatfitrah kepada fakir miskin sebagai bentuk dari berbagi kebahagiaan dari mereka yang tidak berpunya agar bisa merasakan suka cita pada hari tersebut.

Nah, sekian info tentang Pengertian IdulFitri dan makna Hari Lebaran yang sebenarnya bagi umat Islam yang dirangkum dari beberapasumber.

Semoga artikel singkat ini bisa memberikan manfaat bagi yang membacanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *